2.
Skenario Bencana dan Ketergantungan Ruang Studi Kasus: Wilayah pesisir A adalah penghasil ikan, sedangkan wilayah pegunungan B adalah penghasil beras. Keduanya rutin berdagang. Tiba-tiba, perubahan iklim menyebabkan banjir rob parah berbulan-bulan di wilayah A, sehingga nelayan tidak bisa melaut dan tambak hancur. Soal: Analisislah bagaimana bencana alam ini mengubah pola interaksi keruangan antara wilayah A dan B! Strategi apa yang harus segera dilakukan oleh lembaga ekonomi (misalnya koperasi atau pemerintah daerah) agar wilayah A tidak mengalami krisis pangan? ………….
2.
3.
Efek
Pembangunan Infrastruktur terhadap Identitas Desa Studi Kasus: Sebuah jalan tol baru dibangun membelah
desa pertanian yang tenang, menghubungkannya langsung ke ibu kota yang sibuk.
Dalam dua tahun, banyak petani tergiur menjual sawahnya kepada pengembang
perumahan dan pabrik. Soal:
Evaluasilah dampak jangka panjang interaksi keruangan buatan manusia ini
terhadap lembaga budaya dan keluarga di desa tersebut. Prediksikan apa yang
akan terjadi pada identitas desa itu 10 tahun ke depan! …………….
3.
4.
Je Jebakan
Ketergantungan Antarnegara Studi
Kasus: Negara X kaya akan bahan tambang (nikel dan tembaga) namun miskin
teknologi. Negara Y tidak punya sumber daya alam, tapi teknologinya sangat
maju. Negara X terus mengekspor bahan mentah ke Negara Y, lalu mengimpor barang
elektronik dari Negara Y dengan harga jauh lebih mahal. Soal: Mengapa bentuk interaksi antarruang ini sangat
merugikan Negara X dalam jangka panjang? Rumuskan satu kebijakan radikal yang
harus diambil oleh lembaga politik (pemerintah) dan lembaga pendidikan Negara X
untuk membalikkan keadaan tersebut! ………………
4.
4. Benturan
Kepentingan Geografis dan Budaya Studi Kasus: Sebuah suku pedalaman hidup berdampingan
dengan hutan lebat yang mereka anggap suci. Pemerintah pusat berencana membuka
jalan raya lintas provinsi membelah hutan tersebut untuk mempercepat interaksi
ekonomi antarwilayah. Soal:
Jelaskan perbedaan sudut pandang antara lembaga politik/ekonomi pemerintah
dengan lembaga adat setempat terkait ruang hutan tersebut! Bagaimana cara
menengahi konflik keruangan ini? ……………..
No comments:
Post a Comment